Suatu ketika terjadi dialog seorang manajer
kopi dengan empat orang anak buahnya (Mus, Iki, Uma dan Timah). Kata
Manager kopi, Saya punya 3 sachet kopi seduh, satu saya kasih ke warung
kopi, yang satu lagi saya kasih ke café, dan yang satu lagi
saya kasih ke restoran mewah.
Manajer : Mus, menurut kamu harga kopi seduh di
warung kopi kira-kira berapa ya?
Mus: Kalau seperti begini di warung kopi
harganya sekitar 3.000an pak, karena dengan tempat seadanya dan diseduh di cup
plastik
Manajer: Iki, harga kopi seduh di café berapa?
Iki: Harga kopi seperti ini di café 20.000an
karena diseduh di cangkir dan mendapatkan wifi gratis.
Selanjutnya pertanyaan manajer untuk Uma: Harga
kopi seduh di restoran bintang lima ini kira-kira harganya berapa?
Uma: Menurut saya kopi seperti ini di restoran
mewah atau ternama biasanya dijual 75.000an karena mereka menggunakan Barista
(adalah sebutan bagi orang yang membuat atau meracik kopi di sebuah coffee
shop yang berpengalaman), terus mereka menyajikannya dengan
gelas yang mewah dan menarik, layanan yang ramah, dan juga suasananya yang
menyenangkan.
Manajer: Nah, itulah yang menjadi perhatian
kita, kenapa kopi seduh ini bisa berbeda-beda harganya? Padahal isi
kemasannya dan rasanya yang sama, jawabannya adalah LINGKUNGAN. Lingkungan
yang mencerminkan harga kopi seduh tersebut menjadi berbeda.
“Oooo jadi, kalau ada satu lingkungan
yang bisa ngasih kita support untuk
mengeluarkan potensi terbaik kita, maka kita akan terlihat cemerlang, begitu
pula sebaliknya, kalau misalkan ada lingkungan yang mengkerdilkan kita dan
mengucilkan kita maka kita akan selalu terlihat kecil,” sambung Tima
menyimpulkan.
“Betul kata kamu, Tima!” respon Manajer.
Jadi orang yang sama, bakat yang sama, kemampuan yang sama, tapi di
lingkungan yang berbeda, akan menghasilkan, nilai nilai yang berbeda pula,
kalian harus berhati-hati, memilih lingkungan dan teman, karena
itulah yang membentuk kalian nantinya.
Sebagai bahan renungan: Dalam memilih dan
memilah suatu lembaga pendidikan dan mengelolanya, kita dituntut untuk
pandai-pandai menyajikan dan mengeluarkan potensi terbaik kita sehingga apa
yang kita tampilkan dan berikan kepada lembaga tersebut, bisa dinikmati,
berbuah manis, dan akan menjadi nilai yang tinggi di masyarakat.